Untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang gratifikasi, pada tanggal 4 – 8 Oktober 2021 Inspektorat Kabupaten Demak melakukan survei dan wawancara secara acak di area Taman Edukasi dan Partisipasi Anti Korupsi Kali Tuntang Lama.
Gratifikasi merupakan salah satu jenis tindak pidana korupsi baru yang diatur dalam Pasal 12B dan 12C UU Tipikor sejak tahun 2001. Namun, jika penerima gratifikasi melaporkan pada KPK paling lambat 30 hari kerja, maka Pn/PN dibebaskan dari ancaman pidana gratifikasi. Penerima gratifikasi dapat melaporkannya langsung kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara tertulis dengan mengisi formulir ataupun melalui aplikasi gol.kpk.go.id. Selain itu penerima gratifikasi juga dapat melaporkannya ke Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kabupaten Demak yang bertempat di Gedung Abu – Abu Inspektorat Kabupaten Demak.
Adapun gratifikasi yang harus dilaporkan adalah gratifikasi yang diterima berhubungan dengan jabatan dan penerimaan tersebut dilarang oleh peraturan yang berlaku, bertentangan dengan kode etik, maupun memiliki konflik kepentingan atau merupakan penerimaan yang tidak patut / tidak wajar.
Apabila penerima gratifikasi tidak melaporkan maka diancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

(Admin/8 Oktober 2021)